![]() |
![]() |
||||
|
homePenggolongan AdeniumAdenium HibridaCara pemeliharaanCara perbanyakanBiji adeniumTips & Trik |
tips & trikBerbagai tips dan trik dalam dunia adenium kami sajikan di halaman-halaman berikut ini, antara lain adalah: a. menyilangkan adenium
menyilangkan adeniumTujuan dari penyilangan adalah untuk mendapatkat keturunan yang baik sesuai dari penggabungan sifat indukan. Alangkah baiknya dilakukan pencatatan mengenai data indukan agar anakan nanti bisa dilacak keturunannya. Indukan yang menanggung biji haruslah yang cukup besar sehingga mampu menanggung beban biji tersebut. Jumlah biji yang boleh ditanggung per indukan sangat tergantung pada besar indukan dan tingkat nutrisi asupan. Jadi, saat indukan menanggung biji haruslah diberi pupuk ekstra terutama unsur K, karena saat itulah adenium butuh banyak energi. Jika nutrisi kurang ataupun ukuran indukan terlalu kecil menanggung beban biji, maka biji dapat berguguran ataupun ukurannya tidak maksimal. Paling parah adalah indukan dapat mati jika terlalu banyak biji yang ditanggung. Untuk bunga sebagai pejantan, pilih yang sudah tua (umur 4 hari), sedangkan bunga sebagai betina boleh yang masih baru saja mekar. Putik lebih dahulu matang daripada serbuk sari. Sebisa mungkin jangan ada air yang masuk ke bunga yang akan disilangkan. langkah menyilangkan:
kembali ke atas cara penyemaian biji adeniumBerikut ini merupakan anjuran menyemai biji adenium untuk mendapatkan tingkat germinasi maksimum.
kembali ke atas menyambung/grafting adeniumMenyambung adalah cara yang paling sering digunakan untuk memperbanyak adenium hibrida. Cara ini juga berfungsi mempercepat pertumbuhan batang atas apabila masih kecil. Batang bawah dipilih yang bonggolnya bagus. Batang bawah haruslah sedang aktif tumbuh, sedangkan batang atas boleh sedang tumbuh ataupun dorman. Langkah-langkahnya:
kembali ke atas menyelamatkan akar membusukJika daun tiba-tiba banyak yang menguning dan rontok, bisa-bisa ini tanda-nya akar membusuk. Adenium yang begini harus segera diselamatkan agar tidak mati. Sebab akar membusuk adalah penyerapan air yang terlalu banyak dan penyerapan air yang bukan melalui jalurnya yaitu melalui luka. Cara mencegah agar tidak membusuk karena masalah penyerapan air antara lain adalah:
Catatan: seringnya menyirami tergantung berbagai faktor seperti: adenium sedang aktif tumbuh atau tidak, umur adenium, besar adenium, daya dari media untuk menahan air, dan besarnya pot. Jadi, adenium dapat disirami tiap hari, dua hari sekali, tiga hari sekali, berbeda-beda menurut kebutuhan dari masing-masing tanaman. Cara mencegah busuk karena luka:
Jika adenium kita terlanjur menunjukkan tanda-tanda membusuk, maka segera cabut dari pot-nya. Cuci bersih lalu buang bagian yang busuk menggunakan pisau steril. Jangan ragu-ragu untuk membuang bagian yang busuk, sedikit saja tersisa, dapat membuat busuk menjalar. Olesi luka dengan fungisida dan biarkan luka mengering. Lama-nya luka mengering berbeda-beda menurut keadaan luka (bisa beberapa hari sampai berapa puluh hari). Jika ternyata luka tidak mengering, malah basah, artinya ada sedikit busuk yang masih tertinggal dan menjalar. Tega-lah memotong akar yang busuk sampai tidak ada sedikitpun tersisa atau busuk kembali muncul. Setelah luka benar benar kering, maka adenium siap ditanam kembali. Namun sebelumnya aplikasikan perangsang akar dan keringkan kembali. Tanam dalam media dan jangan disiram sampai seminggu. Pertama kali penyiraman harus sedikit-sedikit. Ketika muncul tanda-tanda pertumbuhan daun atau cabang maka siram seperti biasa. kembali ke atas home • penggolongan • hibrida © bijiadenium.com Tercantum di daftarweb.org |
|
|||